10 Apr 2013

AKU,JUVE dan KEYAKINANKU

Buffon: Kami Yakin!

Malam ini akan menjadi malam yang menegangkan bagi sebagian besar Juventini seluruh dunia. Rasa cinta,Pengorbanan bahkan keyakinan bertumpu pada pertandingan nanti, ya Partai Big Match leg II perempatfinal Liga Champions antara Juventus vs Bayern Muenchen. Dimana Kita ketahui pada leg I dimenangkan oleh Bayern di kandangnya dengan skor 2-0.

Okeh disini Kita tidak berbicara materi pemain atau permainannya seperti apa nanti, namun disini Kita berbicara tentang “Keyakinan”. Besar bagi keyakinan Juventini semua bahwa Juventus mampu menghempaskan Bayern di Juventus Stadium. Alasannya karena mereka adalah Juventini, pecinta Juventus bahkan fanatik (Juve parte della Nostra vita).

Dari pengertiannya Keyakinan/kepercayaan yang menjadi dasar pandangan hidup manusia adalah sebuah pemikiran yang mendasar dan mendalam terhadap suatu hal yang kemudian di anut untuk menjadi pedoman hidup mereka. Dari mana keyakinan ini berasal? Keyakinan ini berasal dari akal atau kuasa Tuhan.
Sama halnya Saya yang merasa yakin bahwa Juventus akan menang dan melangkah ke Semifinal Liga Champions,kok seperti berspikulasi aja yah? Tidak disini Saya tidak berspikulasi, namun dari akal dan hati Saya berkata seperti itu. Memang tidak bisa dijabarkan satu persatu, kembali lagi ke keyakinan itu seperti apa bukan?
Menurut Saya setiap manusia pasti pernah mengalami hal yang apabila Kita yakini itu tergapai atau bahkan terjadi sesuai dengan apa yang Kita inginkan,Ajaib? Bukan itu adalah buah dari besarnya keyakinan anda terhadap sesuatu. Sama seperti baterai yang kosong namun diisi dengan power yang besar ,maka dia bisa menyalakan/menggerakkan alat elektronik.

Mari kita lihat apa kata para pemain Juventus sebelum pertandingan:
"Kami yakin karena kami adalah Juventus," ujar Bonucci.

"Setelah tiga poin ini, kami menantang tim Jerman dengan kepercayaan besar."ujar Asamoah ketika Juventus menang melawan Pescara.
Bahkan Gelandang Juventus Giaccherini yang jarang dimainkan namun dapat memberikan pengaruh positif jika bermain, berujar:
“Kami harus meyakini(bisa menang). Jika tidak, Kami memulai dengan sudah terkalahkan”.

Itu adalah sebagian kata-kata dari para pemain Juventus, yang akan terlibat langsung dalam permainan nanti malam. Dari kata-kata diatas  mereka memiliki keyakinan yang besar, meskipun secara nyata mengejar defisit 2 gol dari Bayern bukan perkara gampang.

Okeh Kita bisa bermimpi,berharap dan berdoa tentunya namun jangan lupa ada satu rahasia lagi yakni keyakinan itu sendiri.
Ada satu kata mutiara dari Jhon di Lemme yang keren menurut Saya bunyinya seperti ini:

“Konsistensi, fokus dan keyakinan mampu menciptakan keajaiban dalam mewujudkan impian Anda”.
Nah...Dari tulisan ini saya mengajak teman-teman Juventini untuk merasa yakin kepada mereka yang berjuang dilapangan (dengan keyakinan yang besar) mampu mengalahkan Bayern dan lolos ke semifinal Liga Champions. Seperti baterai tadi, jika terisi power yang besar maka dia bisa menghidupkan alat elektronik.
Kita ambil analogi paling buruk, Bagaimana jika Kita sudah yakin tetapi hasilnya nihil atau bahkan mengecewakan? Itu kembali ke diri Kita pribadi sob, Kita tidak bisa menyalahkan sesuatu yang kita yakini selain Kita menerimanya dengan ikhlas dan sabar. Kesempatan gak akan terlewati namun kesempatan pasti menghampiri, jika Kita berfikir secara murni ?

Bagaimana cara Kita melampiaskan Keyakinan Kita secara nyata? Saya akan berangkat untuk nonton bareng bersama saudara Juventini dan cori bersama mereka. Hal ini yang sering Saya lakukan jika Juventus berlaga, karena di nobar saya mendapatkan atmosfer yang luar biasa dan nyata.
Akhir kata, Kita tidak boleh pesimis atau takut. Karena Hitam dan putih adalah warna pujaan Kita,dengan Keyakinan bersama Kita sudah seperti layaknya seorang pemenang.

"Musuh yang paling berbahaya di atas dunia ini adalah penakut dan bimbang. Teman yang paling setia, hanyalah keberanian dan keyakinan yang teguh, Andrew Jackson".

Fino Alla Fine Forza Juventus!!!





1 comment: