12 Jun 2013

I Proud to be Indonesian


Insert: W.R Soepratman
"Bangunlah Jiwanya, bangunlah raganya untuk Indonesia Raya"

Lagu ini sering kita dengar disaat acara upacara bendera, yuup itulah lagu kebangsaan kita Indonesia Raya. Lagu yang diciptakan oleh W.R Soepratman pada tahun 1924 merupakan perwujudan rasa persatuan dan kehendak untuk merdeka (pada saat itu), bahkan beliau menggubah lagu ini pada saat berusia 21 tahun meski tercatat beliau tidak pernah menghirup udara merdeka beliau sudah membuat darah dan semangat masyarakat Indonesia bangga  menjadi bangsa Indonesia. Se-enggaknya muncul semangat ditiap liriknya hingga membuat hati Kita bergetar dan makin mencintai tanah ini.

Sebagai Pemuda bangsa, Kita harus bangga akan tanah air Kita. Negara Kita adalah negara yang subur dan makmur merugilah jika Kita tidak bisa memanfaatkannya. Tidak heran sampai ada ungkapan Gemah Ripah Loh Jinawi, sebuah ungkapan kalimat yang cukup sederhana namun mempunyai arti dan makna yang luar biasa. Kalimat yang mengantarkan  kita pada kesadaran akan kekayaan potensi yang dimiliki oleh NKRI. Kekayaan yang akan membawa kemakmuran, ketentraman, kesejahteraan dan kedamaian bagi masyarakat seutuhnya.

Mari Kita singkirkan dulu isu negatif tentang negara Kita, karena hal negatif hanya membuat lemah karakter bangsa ini (tahu sendiri mental bangsa ini gimana),  saat ini DNA negara ini sedang dibangun yakni jiwa entrepreneurship. Lihat saja perekonomian bangsa Kita( dalam negeri) sedang kuat-kuatnya, walaupun dalam hal ekspor masih lemah. Contoh yang terjadi yakni berkembangnya UKM, maraknya pangan-pangan lokal yang di outlet-kan (maicih dll). Tidak lupa dalam pikiran saya saat dimana krisis dunia melanda pada waktu itu Indonesia tidak terlalu kena imbas yang signifikan (silahkan lihat perusahaan-perusahaan di Amerika-Eropa yang hampir kolaps). kenapa bisa begitu? karena negara kita mempunyai pondasi yang kuat dari segi ekonominya, yah lagi membangun karakterlah.hehehehe

Semangat ini akan terus ada, jika Kita para pemuda mempunyai semangat layaknya para pejuang yang menggunakan bambu runcing. Kita memang lagi tidak berperang melawan siapa-siapa namun musuh yang nyata itu adalah Ambisi. Banyak yang mempunyai ambisi besar namun seiring berjalannya waktu ambisi itu musnah. ntahlah karena ingin terlihat keren atau bagaimana tetapi itulah hukumannya (karena tidak mempunyai niat yang baik).

Sudahkah Anda kenali Indonesia dengan baik?
Ini pertanyaan yang rumit tapi bisa Kita jelaskan secara satu persatu  karena kita bukan lagi hidup di negeri orang melainkan di Indonesia. Mengenali Indonesia itu bisa lewat budaya, lingkungan bahkan sebuah perbedaan. Jika sudah memahami Indonesia bijaknya kita melepaskan rasa sensitifitas, iri, gengsi dan pamer.

"Jangan pernah percaya kepada siapapun yang menginginkan apa yang kamu dapatkan. Teman atau bukan, iri hati merupakan emosi yang luar biasa. (Eubie Blake,1883-1983)"

Butuh kerja keras untuk melanjutkan arah Indonesia, karena sudah banyak yang berjanji untuk menjadikan lebih baik. Bukannya mau apatis atau skeptis namun Kita harus realistis melihat keadaan di sekitar Kita. Dalam hati selalu berkata "Jika bukan Saat ini Kapan?menunggu rambut ini putih?" tentu tidak, Semangat para pemuda selalu menyala-nyala dan rasa ingin tahu selalu ada, karena itu yang saya rasakan.

Jangan menuntut perubahan juga jika diri Kita masih belum bisa berubah dan perlu memahami sudut pandang seseorang. Bukankah lebih baik Kita mengerti medan pertempuran lebih dulu sebelum bertarung? So, selalu mejadi orang yang berfikir positif dengan tujuan baik.

Tidak beda jauh dengan sang pencipta lagu Indonesia W.R. Soepratman, beliau bergerak melawan sebuah tantangan yang ada saat itu, hingga terciptalah sebuah lagu untuk negara ini. Hingga kini beliau tidak pernah merasakan merdeka, namun dari beliau Kita belajar bahwa dengan semangat yang tak pernah padam baik itu lewat lirik maupun nada Kita harus berjuang untuk diri sendiri dan orang lain.Mari berjuang untuk Indonesia.

Salam #IProudTobeIndonesian

Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment