21 Jun 2013

Tamu Baru itu membawa Kebahagian di Antara Kita



"Mungkin ini adalah doa mbak Wiwik tahun lalu( Idul Fitri), hingga bisa mendapat jodoh (Mas Yunan) dan mungkin nanti tahun depan Kita akan kehadiran tamu baru lagi (bayi)". Ucapku disaat Lebaran Idul Fitri  tahun lalu bersama Bapak,Ibu,Mama, Mas Yunan dan Mbak wiwik.

Kini Aku hanya bisa berdo'a dari jauh untuk mereka yang ada di Sumbawa besar. Ingin rasanya merasakan kehangatan dan kebahagian diantara mereka. Tapi apa mau dikata hal ini terjadi karena keegoisanku di masa lalu. Sudahlah masa lalu hanya cerita yang akhirnya tersimpan hikmah.

Jujur rasa kekeluargaan ini muncul dari saat mbak ku menikah, dari sinilah aku berfikir bahwa mereka adalah orang yang mau mendengar, dan lebih- lebih peduli padamu. Yang menarik bagiku adalah menemui hal baru itu unik, uniknya Kita bisa saling kenal mengenal sebagai manusia ciptaan Tuhan. Sungguh elok jika rasa kekeluargaan tetap terjaga meski tak selalu indah (Inilah Kehidupan).

Ditambah kemunculan Malaikat kecil diantara Kami, jauh hari sebelum kelahiran banyak perbincangan yang terjadi "inilah-itulah" yang ujung-ujung intinya menuju kebahagian bersama.
Tanggal 20 Juni 2013 pukul 11.00 WITA malaikat kecil itu lahir dengan selamat dan dia berjenis kelamin laki-laki (kebanggan seorang Ayah) , di tandai dengan kelahirannya juga mengubah status dan tanggung jawab Kami sebagai keluarga. inilah mereka yang ada di kehidupanku:


  • Bapak: Menjadi Mbah atau Kakek dari si Malaikat kecil (Selamat yah Pak, pengorbanan hati dan budaya mengantarkan kepada kebahagiaan. Janjiku padamu akan segera datang)
  • Ibu: Menjadi Mbah atau Nenek dari si Malaikat kecil. (Pilihan hati yang kuat membawa kebahagiaan yang sempurna untuk Ibuku ini. Mengingat tutur katamu kepadaku membuat air mataku berkaca-kaca Bu!) 
  • Mama: Menjadi nenek dari si Malaikat Kecil, rasa sayang dan cintanya terpancar dari semangat yang menggelora. Selamat ya Mama
  • Mas Yunan: Ayah dari si Malaikat kecil, Kehadiran mas Yunan membawa berkah sebagai penerus keluarga ini, bisa menjadikan Tatank berfikir lebih dewasa dalam hal melihat arti sebuah keluarga. Terima kasih mas, Selamat.
  • Mbak Wiwik: Selamat yah mbakku sayang, Kini sudah menjadi Ibu... Semoga bisa memberikan edukasi yang pernah mbak dapat dari Ibu dulu.
  • Harry (Ayik): Om dari si malaikat kecil, Selamat yah menjadi Om. Kita bersama-sama mengemban tanggung jawab sebagai Om. Heheheu

Mata ini berkaca-kaca saat menulis, semua perasaan bangga dan haru menjadi satu. Karena ini pertama kali mempunyai keponakan dari saudari Kandung, mungkin terlihat lebai atau melankolis namun inilah kejujuran dari hati penulis. Kesedihanku hanya karena aku tidak bisa berkumpul bersama keluarga besar di Sumbawa, dengan melihat proses persalinan dan ketegangan yang terjadi.

Aku dan Adik-adikku Rilla dan Tia hanya bisa berdoa dan bercerita di sini (Malang), Semoga kita selalu di dalam Lindungan Allah SWT untuk mencapai kebahagiaan sebagaimana di tandai dengan kehadiran malaikat kecil.


"Hati ini serasa mendengar ucapan Ijab dan kabul mas Yunan saat akad nikah Tahun lalu, dimana Hati ini bergetar serasa berlarian jauh menuju titik kebahagian. Dan kini menghadirkan malaikat kecil. Ntah hati dan perasaan ini terhanyut didalam keharuan. Ikatan Keluarga adalah rasa yang tak bisa di hias oleh apa-apa, kini hanya sebuah tinta sebagai tulisan sejarah yang Kita toreh".

Salam dari Hati yang tak pernah lelah dan Otak yang selalu bekerja... Hormatku pada semua keluarga besar yang ada di Sumbawa Besar.
Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment