19 Jun 2015

Membangun Kebiasaan di bulan Ramadhan


perenungan diri untuk lebih baik
 
 
Marhaban ya Ramadhan, sebuah jalan menuju kemenangan untuk segenap kaum muslim di dunia. Disini Saya tidak menulis secara menyeluruh tetapi lebih ke hal “motivasi diri” dalam menyambut dan melaksanakan bulan ramadhan. Tak terasa sudah sehari Kita lewati puasa, semoga kita mampu menjaga puasa kita tetap utuh dan tidak ada bolong, semoga.. Amiin ya Allah

Seperti mempunyai barang baru dimana pada awalnya kita selalu menjaganya agar terlihat indah dan bagus, begitu juga untuk penataan hati dan niat pada awalnya. Awal bulan sudah menyiapkan niat untuk lebih baik dalam menjaga puasa tetapi saat di tengah-tengah  semangat berkurang hingga hilanglah puasa (bolong), ntah karena gangguan eksternal ataupun internal yang lagi goyah. Nah untuk menghindari hal itu Saya ingin membagikan tips bahwasanya Puasa itu menjaga kita agar konsisten dengan niat awal Kita. Mari Kita jaga puasa kita dengan:

1.       Tetap menjaga sholat

Ini merupakan ibadah yang paling mudah kita lakukan, dengan sholat 5 waktu kita bisa merasa dekat dengan Allah, juga merupakan hal wajib bagi setiap muslim bukan? Namun karena bulan puasa banyak yang merasa bahwa tidurnya ibadah dan sampai-sampai kebablasan tau-taunya sudah adzan maghrib. Yang menghalangi hanya rasa malas, so Ayo hilangkan sifat ini dengan cara disiplin diri dan menghargai waktu.

 

2.       Membaca Al Qur’an

Ketika kita tersesat dan tak tau arah inilah salah satu petunjuk Kita untuk ke jalan yang benar. Tahukah bahwa membaca al Quran/ tadarus di bulan puasa pahalanya dilipat gandakan, bahkan satu huruf saja itu sudah 1 pahala untuk Kita. Apa lagi sampai mengkhatamkan Al qur’an selama bulan Ramadhan maka pintu surge terbuka untuk kita. Subhanallah… Saya pribadi baru sehari saja membaca Al qur’an seperti mendapat spirit bahkan membaca dengan terjemahannya itu memberikan saya arah bahwa apa yang saya lakukan sebelumnya itu adalah perbuatan yang salah. Membaca al qur’an itu seperti kita mengaca dan di kaca kita melihat diri kita apakah kita sudah benar? Atau perlu lebih benar lagi dalam menjalani kehidupan? Jawabannya hanyalah membaca ayat demi ayat di Al Qur’an.

 

3.       Berkomunikasi dengan orang sekitar

Berkomunikasi adalah hal yang terpenting dalam hidup, komunikasi merupakan jembatan kita untuk berinteraksi dengan sesama. Dengan berinteraksi dengan orang sekitar kita bisa menerima informasi bahkan kita bisa sharing baik itu ilmu pengetahuan atau bisnis. Yang perlu dihindari adalah jauhi pembicaraan yang berbau gossip atau menceritakan kejelekan orang baiknya ceritakan hal-hal yang berbau positif atau motivasi.

 

Nah 3 poin diatas memang hal yang terlihat membosankan, tetapi Saya yakin niat Kita dalam menghadapi puasa pasti ingin seperti itu. Karena kita tentu ingin menjadi manusia yang baik serta mempunyai iman kuat dalam menghadapi ujian kehidupan. Inilah kenapa pada awalnya kita sudah mempunyai rencana tetapi hanya sekedar rencana tanpa membangun pondasi yang kuat dalam menjalankannya. Saya pernah membaca sebuah buku yang didalamnya menuliskan bahwa kebiasaan manusia itu terbentuk selama 21 hari, jadi jika ingin terbiasa dalam hidup ubah gaya hidup kita selama 21 hari maka akan terbentuk sesuatu kebiasaan apa yang kita kerjakan (seperti menjalankan 3 poin diatas).

 
Kebahagian itu tercipta dari apa yang kita pikirkan, dan niat itu merupakan langkah awal dari sebuah tujuan kebahagian itu. Yuks,, mari kita menciptakan kebiasaan Kita untuk lebih dekat dengan Allah di bulan penuh barokah (Ramadhan) ini dan semoga akan terbawa di bulan-bulan lainnya agar menjadi muslim yang kuat dan taat.

 

*) Senang kembali menulis di blog, Saya pribadi ingin mengucapkan Selamat menjalankan Ibadah puasa semoga Kita bisa sampai menuju kemenangan yang hakiki, Amiiin….  

1 comment:

  1. terima kasih min.. dicoba dulu ya..
    sukses terus buat artikelnya

    ReplyDelete